Komitmen

Buku yang sedang kubaca adalah The 12 Week Year, oleh Brian P. Moran & Michael LenningtonSeni Bekerja Cerdas: Menyelesaikan Target 12 Bulan Dalam 12 Minggu. Sekelumit chapter yang ingin aku “share” adalah tentang Komitmen.

  • Komitmen adalah janji pribadi.
  • Menepati janjimu pada orang lain: membangun kepercayaan dan hubungan yang kuat.
  • Menepati janjimu pada diri sendiri:  membangun karakter, harga diri, dan keberhasilan.

Definisi Komitmen yang ku-sukai:

Keadaan terikat secara emosional atau intelektual pada serangkaian tindakan (American Heritage Dictionary, Edisi Keempat).

Seringkali kita sudah tahu, secara intuitif, kemampuan untuk menepati komitmen penting bagi eksekusi yang efektif dan kinerja tinggi; namun banyak diantara kita yang gagal menepati komitmen secara berkala.

Saat keadaan menjadi sulit, kita menemukan alasan yang membuat kita tidak dapat menepati janji, dan mengalihkan fokus pada kegiatan yang lain. Minat kita sering kali menurun saat situasi menjadi sulit.

Ada bedanya antara Minat dan Komitmen!

  • Minat: tertarik melakukan sesuatu, kalau situasi mengijinkan atau tepat.
  • Komitmen: tetap melakukan sesuatu, tanpa alasan-alasan, yang penting hasil.

4 Kunci Sukses Berkomitmen:

  1. Keinginan kuat: perlu alasan yang jelas dan menarik secara pribadi. Hasil akhir yang diinginkan harus cukup bermakna untuk membantumu melewati masa-masa sulit dan tetap mematuhi jadwal yang telah direncanakan.
  2. Tindakan dasar: identifikasi tindakan-tidakan utama, yang akan menciptakan hasil yang kita kejar. Jadilah partisipan, bukan penonton.
  3. Pertimbangkan ongkos yang harus dibayar: membutuhkan pengorbanan; setiap usaha ada manfaat dan ongkos yang harus dibayar (waktu, uang, risiko, ketidakpastian, kehilangan rasa nyaman).
  4. Bertindak menurut komitmen, bukan perasaan: tetap melakukan, (contoh: pagi hari yang dingin – jogging) membangun momentum.

Salam komitmen,

Effendi Ibnoe

Lebak Lestari Indah, Hari ke-9 Ramadhan