Developing Emotional Intelligence (EQ) in The Workplace

Penjelasan dan Pendaftaran

Manajemen Konflik
Developing Emotional Intelligence (EQ) in The Workplace

Banyak ahli pengembangan sumber daya manusia yang mengatakan bahwa Itelligence Quotient (IQ) atau kecerdasan intelektual bukanlah satu-satunya faktor yang menjamin suksesnya seseorang dalam pekerjaan.

Daniel Coleman bahkan berani menyatakan bahwa sumbangan IQ terhadap kesuksesan seseorang hanya berperan sebesar 20% sedangkan yang 80% banyak ditentukan oleh Emotional Intelligence (EQ) atau lebih dikenal dengan Kecerdasan Emosional.

Tujuan mengembangkan EQ di tempat kerja antara lain adalah untuk meningkatkan kualitas dan kemampuan karyawan di bidang non teknis (soft skill) sehingga akan terbentuk sikap kerja yang positif. Oleh sebab itu peran Emotional Intelligence (EQ) memiliki esensi yang sangat penting untuk dipahami. Silahkan ikuti workshop ini untuk mendapat wawasan lengkapnya.

Peserta

  • Leader
  • Officer
  • Supervisor
  • Specialist
  • Manager
  • General Manager
  • Director
  • Consultant
  • Pimpinan Lembaga
  • Praktisi
  • Akademisi
  • Entrepreuneur
  • Politisi
  • Guru
  • Mahasiswa
  • Umum.

  • Fasilitator:

    Dra. Umi Mahmudah Hani, M.Psi., Psikolog
    Experienced Human Capital Leader/Business Psychologist/Executive Director ProPeople Indonesia.